Ini bukan sekadar harap yang ku lukis tapi ini sebuah komitmen yang
InsyaAllah ku pahat kuat dalam dasar hatiku, sebuah rahasia dalam
pemikiran-pemikran elok yang kudesain sendiri. Entah, aku bukan ingin
menjadi orang yang sok tahu, tapi kuingat kata seorang teman yang
sungguh mengakar kuat sampai ke sel-sel otakku "Yang penting sibukkin
memperbaiki diri" . Mungkin it's simple word tapi sungguh jika
mengingat kata itu aku akan segera ingat dan mengenyampingkan hal-hal
yang sebenarnya aku sukai. Sebenarnya, keinginan harapanku tidak banyak.
Hanya ingin di banggakan ketika kembali terutama oleh yang memegang
rohku.
Aku tidak tahu sudah berapa tingkat aku naik atau mungkin bahkan aku
turun tingkat. kesombongan memang sungguh kejam, ia membuat usaha yang
sudah berpeluh-peluh dilakukan bisa hancur seketika karena
keddatangannya.
Dan buruknya aku tak tahu kapan dia datang atau bahkan
sebenarnya ia tumbuh subur dalam hatiku.
Semoga, aku bukan orang yang bangkrut nanti.
Rasanya aku merindukan seseorang yang sama sekali belum pernah kulihat
sungguh menggebu..!!
aku ingat jihadnya, aku ingat kelembutannya
kemuliaannya, akhlak Qur'annya
Semoga, aku beruntung kelak bersama keluargaku juga..
*22 Desember 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar