Selasa, 19 November 2013

Hanya Sebatas Do'a

Ini bukan sekadar harap yang ku lukis tapi ini sebuah komitmen yang InsyaAllah ku pahat kuat dalam dasar hatiku, sebuah rahasia dalam pemikiran-pemikran elok yang kudesain sendiri. Entah, aku bukan ingin menjadi orang yang sok tahu, tapi kuingat kata seorang teman yang sungguh mengakar kuat sampai ke sel-sel otakku "Yang penting sibukkin memperbaiki diri" . Mungkin it's  simple word tapi sungguh jika mengingat kata itu aku akan segera ingat dan mengenyampingkan hal-hal yang sebenarnya aku sukai. Sebenarnya, keinginan harapanku tidak banyak. Hanya ingin di banggakan ketika kembali terutama oleh yang memegang rohku.
Aku tidak tahu sudah berapa tingkat aku naik atau mungkin bahkan aku turun tingkat. kesombongan memang sungguh kejam, ia membuat usaha yang sudah berpeluh-peluh dilakukan bisa hancur seketika karena keddatangannya.
Dan buruknya aku tak tahu kapan dia datang atau bahkan sebenarnya ia tumbuh subur dalam hatiku.
Semoga, aku bukan orang yang bangkrut nanti.

Rasanya aku merindukan seseorang yang sama sekali belum pernah kulihat
sungguh menggebu..!!
aku ingat jihadnya, aku ingat kelembutannya
kemuliaannya, akhlak Qur'annya

Semoga, aku beruntung kelak bersama keluargaku juga..

*22 Desember 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar